Aturan Debat Pilgub Sumsel Mirip Permainan Sepak Bola

Photo: sumselupdate.com

 

Palembang – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumatera Selatan (Sumsel) menjanjikan penyelenggaraan debat pemilihan calon gubernur dan wakil gubernur (cagub-cawagub) Sumsel 2018-2023 putaran kedua akan berjalan tertib.

Ketua KPU Sumsel, Asphani mengatakan, debat cagub Sumsel akan berlangsung Kamis malam (21/6) itu memberikan kewengan kepada moderator untuk memberikan kartu merah sebagai peringatan kepada pasangan calon (paslon) dan para pendukungnya.

Debat kali ini akan berlangsung lebih tertib dengan mengeluarkan peraturan yang ketat. Moderator bisa mengeluarkan peserta debat atau bahkan paslon jika memang melanggar ketentuan keamanan dan ketertiban debat.

“Kali ini, mirip permainan bola, moderator diberi kewenangan mengeluarkan peringatan alias kartu merah bagi pendukung yang melanggar. Jika yang mendapatkan kartu merah dan kuning, maka peserta bisa dikeluarkan. Kebijakan inipun sudah dikoordinasikan dengan kepolisian,” ungkapnya dihubungi Gatra.com.

Dalam rapat koordinasi (rakor), kata Aspahani, juga disepakati agar paslon dilarang meninggalkan tempat yang disepakati saat menyampaikan paparan berlangsung. Mengingat, acara debat tersebut akan disiarkan langsung oleh stasiun televisi. “Khawatirnya, paslon akan menutupi atau malah tidak terekam saat acara berlangsung,” ujarnya.

Pada debat putaran kedua ini, KPU sudah mengangkat tema “Mewujudkan Daya Saing Daerah yang Maju dan Terdepan untuk Kesejahteraan dan Kemakmuran Sumsel”. Selain itu, sub temanya ialah mengelola wilayah Sumsel, tata kelola pemerintah yang bersih dan terpadu, tepat sasaran waktu dan keunggulan sumber daya manusia (SDM).

“Terdapat juga pembahasan mengenai kebijakan di bidang pendidikan, kesehatan, keagamaan, ketenagakerjaan dan jiwa kewirausahaan yang tinggi,” katanya.

Subtema lainnya, yakni menciptakan lingkungan yang kondusif bagi investasi, industri dan perdagangan, termasuk bagaimana menekan potensi konflik SARA di Sumsel. “Debat tahap dua ini akan lebih fokus program unggulan masing-masing paslon,” katanya.

Selain itu, panitia akan menghadirkan lima panelis yang berkompeten mulai dari LIPI, KPK, dan lainnya. KPU juga sudah menyiapkan sekitar 600 undangan bagi kalangan kepala daerah, legislatif, mahasiswa, pemuda, dan masyarakat lainnya.

Source :

gatra

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


two × 1 =