Banyak Peminat, Balitbang Kementan Gelar Bimtek Ayam KUB Di Lamongan

Photo : youtube

 

Ayam Kampung Unggul inovasi dari Balai Penelitian Ternak, Badan Litbang Pertanian atau sering disingkat Ayam KUB ternyata sangat diminati warga Jawa Tengah khususnya Lamongan.
Berita Terkait

“Ayam KUB merupakan salah satu inovasi peternakan yang dihasilkan oleh Balitbangtan sehingga harus dirasakan manfaatnya oleh peternak,” ujar Kepala Puslitbang Peternakan Kementan, Atien Priyanti dalam acara bimbingan teknik (Bimtek) ayam KUB di Aula Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Lamongan, Jumat (16/11).

“Kami berharap setelah bimtek ini bapak-ibu juga berkenan memberikan umpan balik kepada kami sehingga penelitian yg kami lakukan bisa memenuhi kebutuhan riil peternak dan memecahkan permasalah yg dihadapi peternak,” ungkapnya.

Atien menjelaskan bahwa pembagian ayam KUB ke masyarakat adalah bagian dari Program Bedah Kemiskinan Rakyat Sejahtera (Bekerja) yang diarahkan bagi Rumah Tangga Miskin di beberapa provinsi seperti Jawa Barat, Banten, Jawa Tengah, Jawa Timur, Lampung, NTB dan beberapa daerah lainnya.

Selain itu, lanjutnya, komitmen terhadap program Bekerja juga ditunjukan dengan mandat yang diberikan Balitbangtan melalui Puslitbang Peternakan kepada 6 BPTP di Pulau Jawa dan NTB untuk melakukan perbanyakan DOC ayam KUB dengan menggandeng peternak plasma skala rumah tangga di setiap daerah.

“Tak kurang 100 ribu DOC ayam KUB ikut disiapkan guna didistribusikan ke berbagai target lokasi bekerja,” ungkapnya.

Beberapa kelebihan ayam KUB ini diantaranya sifat mengeram yang lebih rendah, hanya 10 persen dari total populasi, bobot badan ayam dapat mencapai 1.200-1.600 gram, mampu memproduksi telur ayam hingga 45-50 persen, produktivitas telur lebih tinggi per tahunnya yaitu 160-180 butir dan umur pertama ayam bertelur lebih awal yakni 20-22 minggu.

“Kabupaten Lamongan salah satu yang menjadi sasaran pengembangan ayam KUB di wilayah Jawa Timur. Untuk itu 100 peserta mengikuti bimtek ayam KUB. Selain bimtek ayam KUB peserta juga dibekali prospek pemeliharaan domba komposit,” beber Atien.

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Viva Yoga Mauladi berharap agar kegiatan bimtek dan bantuan semacam ini dapat menjadikan Lamongan sebagai Kabupaten terkemuka di Jawa Timur dalam hal pengembangan ayam kampung.

“Harapan kami agar setelah kegiatan ini muncul kelompok-kelompok peternak unggul khususnya ayam kampung di Lamongan sehingga bantuan tersebut memang benar terasa manfaatny,” pinta Viva Yoga.

Dalam acara tersebut turut hadir juga Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementan, Sukriyah, Kepala BBP2TP yang diwakili Kabid KSPHP dan BPTP Jawa Timur.

Pada acara tersebut diserahkan bantuan ternak ayam KUB, mesin tetas serta domba komposit Sumatera yang diberikan secara simbolis oleh Viva Yoga kepada perwakilan peserta.

Source :

rmol

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


two × four =