BPJS Ketenagakerjaan Sumbagut Kunjungi Peserta Korban Begal

wartaekonomi

 

Instruksi Kapolda dan Pangdam untuk tembak di tempak pelaku begal tampaknya masih belum di indahkan bagi para pelaku begal. Aksi begal makin gencar  dimulai pada sepekan ini, dan melakukan aksinya di sekitar jalan Putri Hijau malam.
Salah satu korbannya seorang pekerja perempuan atas nama Wita Astuti (22), korban yang baru pulang kerja tiba tiba di rampas tas nya dari belakang oleh pelaku begal, sehingga korban terjatuh dari sepeda motornya, dikarenakan jalanan sepi pelaku langsung tancap gas meninggalkan korban yang terjatuh pingsan, tidak berapa lama barulah datang warga sekitar dan langsung di bawa ke rumah sakit terdekat.
Korban mengalami luka luka memar dan rahangnya mengalami keretakan dan akan dilakukan operasi, korban langsung di tangani oleh pihak rumah sakit, dan pihak rumah sakit langsung menghubungi pihak keluarganya.
“Pada malam jam 11 saya di hubungi oleh pihak rumah sakit mengatakan istri saya mengalami kecelakaan, mendengar kabar tersebut saya langsung menuju rumah sakit putri hijau” kata suami korban Bram Hadinata
Selasa (10/10/2017).
Mendengar informasi tersebut pihak BPJS ketenagakerjaan langsung merespon dan berkoordinasi dengan rumah sakit untuk lebih intensif dalam menangani pekerja korban begal.
Dalam kunjungannya ke rumah sakit, kepala kantor cabang Medan Utara Asran lane mengatakan ini bukan karena di ekspos, tapi memang kunjungan rutin ke setiap rumah sakit yang ada pasien kecelakaan kerja, sehingga pihaknya dari BPJS Ketenagakerjaan ingin mengetahui sejauh mana pelayanan yang di berikan oleh pihak rumah sakit.
“Untuk biaya perobatan seluruhnya di tanggung oleh BPJS ketenagakerjaan, dan selama masa pemulihan pekerja yang mengalami kecelakaan kerja gaji nya di tanggung oleh BPJS ketenagakerjaan,”ujarnya.
Kepala kantor wilayah BPJS ketenagakerjaan Sumbagut Umardin Lubis mengatakan pihaknya mengutuk keras aksi yang di lakukan oleh pelaku begal karena tidak mencerminkan seorang yang pancasilais
“Dalam hal ini kita menghimbau kepada masyarakart khususnya peserta BPJS ketenenagakerjaan yang pulang kerja pada malam hari agar lebih berhati hati terhadap oknum-oknum pelaku kejahatan dan memancing terjadi tindakan pelaku kejahatan seperti memegang HP di jalan, memakai perhiasan mencolok, menyandang tas di tempat umum yg dapat menarik perhatian para pelaku kejahatan,”ujarnya.
Selain itu, dikatakannya, kepada perusahan agar lebih memperhatikan keselamatan para pekerja nya, bila memungkinkan di lakukan pengawalan terhadap para pekerja yang pulang kerja pada malam hari.
Source :

wartaekonomi

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


3 × one =