Formasi CPNS Sumbar Belum Valid, Info Penerimaan Juli Hoaks

Photo: humas.bengkaliskab.go.id

 

PADANG – Usulan kebutuhan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumbar 2018 masih dalam proses untuk disampaikan ke Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN RB). Belum ada angka pasti berapa formasi yang akan dibuka nantinya.

Sejauh ini, Badan Kepegawaian Daerah (BKD) masih menggodok formasi yang akan diusulkan ke pusat. Ketat dan detailnya persayaratan yang diminta pusat, membuat BKD tidak mau salah dalam menyusun formasi.”Data yang diminta sekarang sangat detail, beda dari sebelumnya, karena itu benar-benar dipersiapkan matang agar nanti tidak banyak yang ditolak,” kata Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) setempat Yulitar dikutip dari Antara, Senin, (25/6).

Menurut Yulitar, pernah diusulkan kebutuhan CPNS Pemprov Sumbar sebanyak 4.000 formasi ke pusat, tetapi usulan itu dikembalikan karena data yang tidak lengkap. Selain itu, ancar-ancar jumlah penerimaan CPNS di daerah hanya sebanyak jumlah PNS yang pensiun pada tahun tersebut, atau kalau bisa lebih, kenaikannya tidak akan signifikan.

Yulitar mengatakan jumlah PNS Pemprov Sumbar yang pensiun setiap tahun sekitar 400-an orang. Mengikuti itu, penerimaan kemungkinan hanya sekitar 500 orang saja. Meski demikian, Pemprov Sumbar menurutnya tetap mengupayakan agar jumlah penerimaan CPNS di daerah itu pada 2018 bisa lebih banyak, salah satunya untuk mengisi posisi akuntan di tingkat nagari. “Itu khusus untuk Pemprov Sumbar. Kabupaten dan kota juga mengusulkan kebutuhan riilnya dengan ancar-ancar yang lebih kurang sama,” kata dia.

Jangan Termakan Hoaks

Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara-Reformasi Birokrasi memastikan bahwa informasi pembukaan seleksi CPNS pada Juli yang beredar di media sosial merupakan informasi palsu atau hoaks. Hingga saat ini, pemerintah belum membuka seleksi CPNS termasuk formasi kementerian dan lembaga untuk tahun 2018. “Belum ada informasi resmi mengenai pembukaan dan pendaftaraan CPNS tahun 2018. Kabar yang beredar di masyarakat kami pastikan hoaks,” Kepala Biro Hukum, Komunikasi, dan Informasi Publik Kementerian PANRB Herman Suryatman.

Herman mengatakan bahwa informasi yang beredar di media sosial tidak hanya mencantumkan jadwal pendaftaran, tetapi juga mencantumkan kriteria, susunan formasi, hingga kuota penerimaan CPNS. Sementara Kemenpan-RB, lanjutnya, sama sekali belum pernah mengumumkan segala hal yang berkaitan dengan kuota, susunan formasi, dan jadwal pendaftaran.

Untuk itu, Herman meminta kepada masyarakat agar tidak percaya terhadap informasi yang tidak jelas sumbernya tersebut. Masyarakat harus waspada dan hati-hati terhadap segala bentuk penipuan berkedok penerimaan CPNS. “Semua informasi resmi terkait kebijakan pendayagunaan aparatur negara, termasuk rencana penerimaan CPNS tahun 2018, akan kami sampaikan melalui website menpan.go.id,” ujarnya.

Herman mengamini bahwa pemerintah akan membuka pendaftaran CPNS untuk tahun 2018. Beberapa posisi yang dibuka yakni formasi guru, tenaga kesehatan, serta sejumlah posisi lain. Pendaftaran CPNS akan dibuka dalam rangka menambah tenaga dalam kementerian dan lembaga untuk merealisasikan Nawa Cita.

Herman mengatakan bahwa informasi yang beredar di media sosial tidak hanya mencantumkan jadwal pendaftaran, tetapi juga mencantumkan kriteria, susunan formasi, hingga kuota penerimaan CPNS. Sementara Kemenpan-RB, lanjutnya, sama sekali belum pernah mengumumkan segala hal yang berkaitan dengan kuota, susunan formasi, dan jadwal pendaftaran.

Untuk itu, Herman meminta kepada masyarakat agar tidak percaya terhadap informasi yang tidak jelas sumbernya tersebut. Masyarakat harus waspada dan hati-hati terhadap segala bentuk penipuan berkedok penerimaan CPNS. “Semua informasi resmi terkait kebijakan pendayagunaan aparatur negara, termasuk rencana penerimaan CPNS tahun 2018, akan kami sampaikan melalui website menpan.go.id,” ujarnya.

Herman mengamini bahwa pemerintah akan membuka pendaftaran CPNS untuk tahun 2018. Beberapa posisi yang dibuka yakni formasi guru, tenaga kesehatan, serta sejumlah posisi lain. Pendaftaran CPNS akan dibuka dalam rangka menambah tenaga dalam kementerian dan lembaga untuk merealisasikan nawacita.

Badan Kepegawaian Negara (BKN) juga sudah memberi peringatan bagi para peminat CPNS 2018 yang akan segera dibuka dalam waktu dekat.  Lewat akun twitter resminya, BKN mengungkapkan agar publik memastikan NIK dan KK Terdaftar di database nasional Ditjen Dukcapil Kemendagri.  “Sambil menunggu pengumuman penerimaan #CPNS2018 resmi dr @kempanrb, pastikan NIK dan KK terdaftar di database nasional @ccdukcapil atau hubungi kontak di bawah ini. Pendaftaran #CPNS2018 hanya melalui web SSCN BKN yg akan diaktifkan setelah pengumuman resmi,” tulisnya.

Penerimaan CPNS kali ini dimaksudkan untuk penambahan PNS di pusat dan daerah, sehingga titik-titik lokasi SKD dan SKB akan berada di 34 provinsi, dengan memperhitungkan jarak dan kendala transportasi peserta. Selain mengumumkan peringatan menjelang penerimaan CPNS 2018 itu, BKN juga mengungkapkan telah memersiapkan beberapa perangkat untuk proses penerimaan CPNS mendatang. BKN sebagai koordinator pelaksana seleksi nasional saat ini tengah menyiapkan infrastruktur yang dibutuhkan menyusul rencana Pemerintah untuk kembali membuka penerimaan CPNS tahun 2018.

Infrastruktur tersebut mulai dengan proses pendaftaran secara online melalui https://sscn.bkn.go.id (web SSCN), Seleksi Administrasi, sampai dengan proses Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) dan Seleksi Kompetensi Bidang (SKB).

Source :

harianhaluan

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


two × 5 =