Gedung SD Dibiarkan Rusak, Dewan Pendidikan: Pemerintah Jangan Jadikan Sekolah Ajang Bisnis

Image : Tribun Medan

 

Ketua Dewan Pendidikan Sumut, Syaiful Sagala angkat bicara terkait gedung SD Negeri 060902 Medan yang dibiarkan rusak bertahun-tahun.

Menurutnya, pemerintah memiliki tanggung jawab untuk menyediakan pendidikan yang berkualitas untuk masyarakat.

“Masyarakat juga memiliki hak untuk memeroleh pendidikan, dan negara dalam hal ini pemerintah berkewajiban untuk memenuhinya,” katanya, Senin (5/2/2018).

Pemerintah, lanjutnya, seharusnya tak perlu memperhitungkan keberimbangan siswa yang masuk dengan biaya yang dikeluarkan untuk operasional sekolah itu.

Pasalnya, sekolah itu merupakan fasilitas publik, bukan sebagai ajang bisnis. Jika pemerintah menghitung untung rugi sekolah itu, maka akan melanggar ketentuan dalam UUD 1945.

Padahal, menurut Syaiful Sagala, sekolah tersebut dibiayai melalui APBD yang merupakan dana masyarakat. Tentu masyarakat berhak mendapat yang terbaik atas dana yang dikelola pemerintah.

Pihaknya menyayangkan pembiaran yang dilakukan Pemko Medan, Dinas Pendidikan, Dinas Perkim dan OPD terkait lainnya terhadap kondisi fisik sekolah itu.

Jika kondisi fisik sekolah bagus, pasti akan banyak orang tua yang menyekolahkan anak mereka ke sekolah itu.

Ia menambahkan, setiap tahun Pemko melakukan Musrenbang. Sekolah itu bisa dijadikan program prioritas pembangunan.

“Yang terjadi sekarang sungguh disayangkan. Pemerintah alpa dengan kewajiban mereka untuk menciptakan pendidikan berkualitas,” pungkasnya.

Source :

Tribun Medan

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


four × five =