Genjot Pangsa Pasar, CMA CGM Perluas Jaringan

photo : bisnis

 

Perusahaan pelayaran terbesar ketiga di dunia, CMA CGM, membidik pangsa pasar angkutan luar negeri 20% di Indonesia pada akhir 2018.

Untuk itu, perseroan bakal gencar menjalin kerja sama dengan perusahaan pelayaran lokal dan menambah jaringan sendiri di beberapa daerah. Presiden Direktur CMA-CGM Indonesia Farid Belbouab mengatakan saat ini pangsa pasar CMA CGM di Indonesia mencapai 15%.

“Kami ingin menjadi yang terkuat di sini. Kami kerja sama dengan pelayaran domestik di Jakarta dan Surabaya,” jelasnya dalam ANL Meet Customer di Jakarta, Senin (9/4/2018) malam.

Mulai 1 April 2018, CMA CGM berkongsi dengan Meratus Line yang mana perusahaan berkantor pusat di Surabaya itu akan menjadi agen CMA CGM di 12 pelabuhan, mencakup Sumatra, Kalimantan, Sulawesi, dan Timor. Meratus merupakan salah satu perusahaan pelayaran domestik terbesar di Indonesia dengan jumlah armada sebanyak 60 kapal dan 27 rute.

CMA CGM juga telah menjalin kerja sama dengan operator tongkang terbesar di Asia Tenggara, yakni ENG LEE. Perusahaan Singapura itu akan menjadi sub agen di Jambi dengan mengoperasikan lebih dari 100 tongkang dari Sumatra ke Singapura.

Farid menyebut kongsi dengan ENG LEE akan memperluas penetrasi perseroan di Sumatra yang belum terjamah. Menurut dia, CMA CGM juga akan menambah jaringan cabang di Palembang.

CMA CGM membidik arus kargo dari komoditas karet di Sumatra Selatan, wilayah penghasil karet nomor dua terbesar di dunia. Ekspansi di Palembang juga akan mengincar kargo dari industri pabrik kertas di Ogan Komering Ilir.

Dengan menggandeng perusahaan pelayaran lokal dan membangun jaringan sendiri, CMA CGM bakal menawarkan solusi transportasi komprehensif kepada pengguna jasa, mulai dari bill of lading (OBL), tongkang, trucking, marine protection, dan custom clearance.

Source :

bisnis

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


3 × four =