H-7, Jalur Mudik di Sumsel Dipastikan Mulus

Photo: kompas

 

Seluruh jalan jalur mudik yang ada di wilayah Sumatera Selatan dipastikan akan mulus dan dapat dilalui pada H-7 sebelum lebaran.

Kepala Bidang Jalan Dinas Bina Marga dan Tata Ruang Sumsel Muchtar mengatakan saat ini mereka sedang fokus untuk memperbaikan jalan provinsi yang akan dilalui oleh pemudik sebagai jalur alternatif dan penghubung.

Muchtar menyebutkan, dari total 1.513 kilometer jalan provinsi, 686 kilometer di antaranya rusak.

“Ditargetkan pada H-7 sudah bisa dilalui pemudik, terutama di jalan Provinsi,” kata Muchtar, Sabtu (26/5/2018)

Anggaran sebesar Rp 318 Miliar telah digelontorkan untuk memperbaki jalan rusak di wilayah Sumatera Selatan yang terbagi dalam dua proyek yakni peningkatan dan pemeliharaan.

Selain itu, menurut Muchtar, pihaknya juga akan mengoptimalkan pengawasan di daerah rawan longsor yang berada di jalur mudik, seperti di Kabupaten Lahat, Pagaralam, Empat Lawang, dan Muara Enim.

“Wilayah daerah rawan longsor alat berat  dan sekarang sedang dalam proses untuk posko dititik rawan,’ujarnya.

Jalur mudik lebaran di wilayah Sumsel terbagi dalam dua jalur. Yakni jalur utama mudik yakni jalan nasional yang terdapat di tiga jalur. Diantaranya, jalur Jalan Lintas Timur yang meliputi batas Lampung-Kayuagung-Palembang-Betung-Jambi.

Lalu, jalur Lintas Tengah yang berada di batas Lampung-Martapura-Baturaja-Muara Enim-Lahat-Tebing Tinggi-Lubuklinggau-Sorolangun-batas Jambi. Ada juga jalur lintas penghubung yakni Indralaya-Prabumulih-Muara Enim-Betung-Sekayu-Muara Beliti.

Sementara jalur alternatif arus mudik terdapat di beberapa titik. Yakni Palembang-Sira Pulang Padang-Kayuagung, simpang Penyandingan-batas OKU Timur-simpang Kepuh-Kurungan Nyawa-Martapura, Muara Siban-simpang Embacang yang menghubungkan antara Kabupaten Lahat dan Pagaralam.

Kemudian, Sekayu-batas Kabupaten PALI-simpang Air Itam-simpang Belimbing, Simpang Priuk-Tugu Mulyo-Terawas, simpang Meranjat-batas Kabupaten Ogan Ilir-Beringin, dan Tanjung Raja-Tambang Rambang-batas Ogan Ilir-Beringin.

Source :

kompas

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


1 + eighteen =