Kabel Milik Telkom di Palembang Kerap Dicuri, Curigai Orang Dalam Pelakunya

Photo: archive.rimanews.com

 

PALEMBANG – Pelanggan telpon rumah juga Speedy kembali harus mengelus dada karena ulah oknum tidak bertanggung jawab jaringan komunikasi harus kembali terputus.

Kabel 800 pear atau 800 sambungan rumah yang tertanam di Jalan Basuki Rahmat di seberang Hotel Aston jadi sasaran maling. 20 meter kabel tembaga berbalut plastik itu digali dan dipotong pelaku pencurian Rabu dini hari (27/6/2018).

Pelanggan di kawasan Kemuning dan sekitarnya sementara waktu harus bersabar akibat gangguan ini.

Untungnya pelaku pencurian berhasil diamankan. Pelaku berjumlah dua orang, tapi satu pelaku berhasil lolos dan hanya satu orang yang diamankan di Polsek Kemuning.

Maraknya aksi pencurian ini membuat pihak Telkom menduga “ada orang dalam” karena pelaku pencurian tahu persis dimana posisi kabel yang curi sehingga langsung menggali kabel yang ditanam pada kedalaman 60 cm itu persis di lokasinya tanpa salah perhitungan.

“Kabel itu kan tertanam dalam tanah dan tertutup cone blok trotoar tapi pencurinya bisa tahu persis lokasinya, kalau orang awam kan tidak mungkin tahu kecuali orang itu sendiri juga pernah bekerja memasang kabel itu sebelumnya sehingga tahu posisi pastinya, jadi sekali gali langsung dapat kabelnya,” ujar GM Telkom Wilayah Telekomunikasi Sumsel, Hari Purwanto, Jumat (29/6/2018).

Dikatakan Hari proses pemasangan kabel biasanya dikerjakan oleh pihak ketiga dengan sistem borongan.

Nah bisa saja pelaku ini pernah ikut bekerja memasang kabel ini sebelumnya karena alat yang digunakannya sama persis dengan yang kerap dipakai pekerja memasang pipa.

Itulah sebabnya dengan mudah pelaku menggali cone block mengeluarkan kabel dan memotongnya pendek-pendek.

Terkait perbaikan, Hari mengatakan secepatnya teknisi Telkom akan segera memperbaiki kerusakan dan meminta pelanggan bersabar karena kejadian ini bukan hal yang dikehendaki semua pihak.

Mengantisipasi agar jangan kembali terulang kejadian serupa, Hari menggandeng Polda Sumsel agar bisa bersama-sama membantu Telkom mengamankan aset negara.

Agar pihak Polda bisa memberikan instruksi pada jajaran polresta hingga polsek agar berdampingan patroli menjaga agar jangan terulang lagi aksi pencurian. Dikhawatirkan kejadian ini akan berimbas pada pelaksaan Asian Games Agustus mendatang.

“Ini kejadian yang tidak kita iginkan jadi kita juga mengajak masyarakat ayo sama-sama kita jaga aset negara jangan sampai dirusak, dicuri apalagi sebentar lagi Palembang tuan rumah Asian Games jangan sampai aksi tidak bertanggung jawab ini merusak nama bangsa dan negara,” tambah Hari.

Untungnya pelaku pencurian berhasil diamankan. Pelaku berjumlah dua orang, tapi satu pelaku berhasil lolos dan hanya satu orang yang diamankan di Polsek Kemuning.

Maraknya aksi pencurian ini membuat pihak Telkom menduga “ada orang dalam” karena pelaku pencurian tahu persis dimana posisi kabel yang curi sehingga langsung menggali kabel yang ditanam pada kedalaman 60 cm itu persis di lokasinya tanpa salah perhitungan.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


16 − 8 =