Pemprov Babel Siap Ambil Alih 100 Persen Bank Sumsel Babel Syariah

Photo: okezone

 

Pemerintah Provinsi Bangka Belitung (Pemprov Babel) menyatakan kesiapannya untuk membeli 100% saham PT Bank Pembangunan Daerah Sumatera Selatan dan Bangka Belitung (Bank Sumsel Babel) unit usaha syariah atau Bank Sumsel Babel Syariah.

Gubernur Provinsi Babel Erzaldi Rosman Djohan menjelaskan, latar belakang niatan Pemprov membeli seluruh kepemilikan, lantaran Bank Sumsel Babel Syariah kurang berkembang.

“Yaudah kalau kurang berkembang sini kami ambil alih, spin off-nya kami beli full,” kata dia di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Jumat (20/7/2018).

Langkah selanjutnya, jika Pemprov Bangka Belitung telah membeli saham unit usaha syariah itu maka akan didirikan Bank Umum Bangka Belitung Syariah.

Orang nomor satu di Bangka Belitung itu mengajukan kepemilikan pemerintah provinsi Bangka Belitung minimal 51% saham.

“Ini yang akan dinegosiasikan, tapi minimal 51%, tapi jangan lupa dari 50+1% itu punya pemerintah Provinsi Bangka Belitung tapi di 49% nya juga ada bagian dari kita karena kami bagian dari Bank Sumsel Babel,” kata dia.

Proses pembelian saham Bank Sumsel Babel Syariah oleh Pemprov Babel sudah memasuki tahapan analisis. Setelah hasil studi dikantongi, maka akan disosialisasikan ke Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), masyarakat dan para pemegang saham di Bank Sumsel Babel.

“Tapi Insya Allah tidak masalah, karena saham Bank Sumsel Babel itu masih ada di Bank Syariah Babel, tapi pemegang saham terbesarnya adalah Pemprov Babel,” terang dia.

Di samping itu, Pemprov juga siap menyuntik dana kepada Bank Sumsel Babel Syariah sebagai pemenuhan minimum modal awal. Nantinya, Bank Sumsel Babel Syariah akan diarahkan untuk penetrasi kepada segmen UMKM yang kurang digarap oleh perseroaan saat ini.

“Karena jumlah UMKM di Babel sangat banyak, karena daerah wisata. Pariwisata ini kan tidak lepas dari tumbuh kembang UMKM,” jelas dia.

Di sisi lain, Bank Sumsel Babel sebagai induk usaha juga tengah mempersiapkan diri untuk melantai di pasar modal melalui penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO). Prosesnya masih terus bergulir serta perkembangannya pernah dibahas dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).

Pemprov Bangka Belitung sebagai salah satu pemegang saham mayoritas pun mendukung langkah perseroan.

Sekadar informasi, Bank Sumsel Babel Syariah didirikan dan mulai operasional pada tanggal 2 Januari 2006 berdasarkan Surat Bank Indonesia No.7/110/DPIP/PRz/Pg tanggal 8 Agustus 2005 tentang Persetujuan Prinsip Pembukaan Kantor Cabang Syariah Bank Saudara.

Source :

okezone

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


nine + ten =