Pengedar Sabu Berharga Ratusan Juta di Sumbar Ditembak

Dokumentasi Haluan

 

Jajaran Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Sumbar menyita sejumlah paket sabu yang harganya mencapai ratusan juta. Satu pengedar terpaksa ditembak karena melawan petugas dengan menggunakan pisau ketika akan ditangkap.

Direktur Resnarkoba Polda Sumbar Kombes Pol Kumbul KS menyebutkan, pihaknya mengungkap jaringan narkotika lintas provinsi dengan modus operandi mengirim melalui travel. “Sabu seberat 213,45 gram atau senilai Rp250 juta berhasil disita dalam penangkapan di Jalan Lintas Padang Bukittinggi KM 25, Kenagarian Sungai Buluh Pasar Usang, Kecamatan Batang Anai, Kabupaten Padang Pariaman,” terang Kumbul saat jumpa pers di Mapolda Sumbar, Selasa (16/1).

Sabu yang dibungkus dalam empat paket besar tersebut didapat setelah adanya informasi pengiriman dari Pekanbaru ke Padang. Selanjutnya Opsnal Polda Sumbar berkoordinasi dengan Satlantas Polres Padang Pariaman untuk melakukan razia dan berhasil menangkap dua tersangka. Kedua tersangka berinisial A (38), warga Rumbai Pesisir, Kota Pekanbaru, Riau dan D (22) sopir travel yang juga warga Pekanbaru.

Dari pengembangan kedua tersangka kembali diamankan AT (35) warga Tarok Indah, Kelurahan Gunung Sarik, Kecamatan Kuranji, Kota Padang. Dari tangan AT diamankan sepaket ekstasi. Dia diciduk di depan Pabrik Coca-Cola. “Pada saat penangkapan, petugas terpaksa menembak kaki AT karena yang bersangkutan melakukan perlawanan dengan mengarahkan sebilah pisau dan berusaha kabur dari kejaran,” papar Kombes Kumbul.

Pada Kamis (11/1) juga diamankan sabu seberat 81,64 gram yang dibagi dalam 37 paket kecil dari tersangka C (38), warga Komplek Cendana Mata Air, Kelurahan Mata Air, Kecamatan Padang Selatan, Kota Padang. Dia ditangkap di Jalan HOS Cokroaminoto. Beberapa jam kemudian diciduk juga RY (19), warga Kelurahan Kubu Dalam Parak Karakah, Kecamatan Padang Timur, Kota Padang dan AP (30) warga Kampung Dalam, Kecamatan Senapelan, Kota Pekanbaru, Provinsi Riau. Penangkapan AP merupakan pengembangan setelah RY diamankan.

“Pada Jumat (12/1) ditangkap J (31), warga Ampang Karang Ganting, Kelurahan Ampang, Kecamatan Kuranji, Kota Padang. Dari J ditemukan barang bukti narkotika jenis sabu seberat 0,12 gram dan uang sejumlah Rp700 ribu. Besoknya giliran SJ (33)  yang ditangkap di Kelurahan Alai Parak Kopi, Padang. Dari SJ ditemukan barang bukti narkotika jenis sabu seberat 1,52 gram,” papar Kumbul.

Ditambahkan Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Pol Syamsi, semua tersangka dijerat dengan Pasal 114, Pasal 112 dan Pasal 132 Undang-Undang Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika. “Banyaknya pengungkapan kasus narkoba di Sumbar di awal tahun 2018 Polda Sumbar tetap melakukan tindakan preventif. Para tersangka terancam hukuman berat,” papar Syamsi.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


four × 1 =