PMI Kota Bukittinggi Ikuti Mukerprov PMI Sumatera Barat

Photo : yuanda ogi pramana

 

Palang Merah Indonesia Provinsi Sumatera Barat kembali menggelar Musyawarah Kerja tahun 2018, berlangsung dari tanggal 9 hingga 11 November 2018 bertempat di Hotel Pangeran Padang.

Musyawarah Kerja Provinsi (Mukerprov) ini diikuti seluruh pengurus PMI Kabupaten/Kota se Sumatera Barat. Pembukaan berlangsung dengan khidmat, sebelum dimulainya Mukerprov, Jefrinal Arifin sebagai ketua pelaksana memberikan laporan pelaksanaan.

Pada hari pertama, Jumat (9/11) sesi presentase yang disampaikan pengurus PMI Kabupaten Pasaman Barat, PMI Kota Pariaman dan PMI Kabupaten Solok. Dan pada hari kedua, Sabtu (10/11) sesi pesentase, kali ini disampaikan pengurus PMI Kota Bukittinggi, PMI Kepulauan Mentawai, PMI Kota Payakumbuh, PMI Kabupaten Sijunjung dan PMI Kabupaten Sawahlunto.

Setelah masing-masing pengurus PMI Kabupaten/Kota menyampaikan presentasenya, acara dilanjutkan berupa laporan pelaksanaan rencana kerja PMI Provinsi Sumatera Barat, pemaparannya disampaikan oleh sekertaris dan bendahara PMI Provinsi Sumatera Barat.

Kemudian dilanjutkan dengan pemaparan rencana kerja PMI Provinsi Sumatera Barat tahun 2019 oleh Wakil Ketua dan sekertaris (Jasmarizal, Yaswir dan Sultani Wirman) dimoderatori oleh Gusrial, bendahara PMI Provinsi Sumatera Barat. Acara mukerprov itu dilanjutkan dengan sidang Komisi A, B dan C membahas maing-masing kinerja langkah-langkah berikutnya.

Delegasi PMI Kota Bukittinggi terdiri dari ketua, Chairunnas, sekertaris, Helvi Mias dan kepala markas, Ahmad Jais mengikuti mukerprov ini. Chairunnas menjelaskan, Minggu (11/11) sebelum berangkat mengikuti mukerprov PMI Sumatera Barat, terlebih dahulu pagi harinya di markas menerima balasan kunjungan pengurus PMI Kabupaten Kampar Provinsi Riau yang akan mematangkan kerjasama (MoU) kedua organisasi yang bergerak dalam bidang kemanusiaan.

Selanjutnya Chairunnas mengatakan, mukerprov yang digelar PMI Provinsi Sumatera Barat adalah untuk menyusun program kerja tahun 2019 khususnya di PMI Provinsi Sumatera Barat guna disepakati bersama dan hasilnya dijalankan di PMI Kabupaten/Kota masing-masing.

Sedangkan kepala markas PMI Kota Bukittinggi dihadapan pengurus PMI Provinsi Sumatera Barat dan juga seluruh pengurus PMI Kabupaten/Kota sebagai peserta muker, memaparkan program kerja PMI Kota Bukittinggi yang telah dilakukan selama tahun 2017-2018 dan akan dijalankan program kerja di akhir tahun 2018.

Ahmad Jais mengatakan, sesuai dengan motto PMI Kota Bukittinggi “PMI Siap Bantu” dan “PMI Bersama Untuk Kemanusiaan”, dalam setiap terjadi musibah, relawan-relawan langsung bergerak menolong dan membantu. PMI memanusiakan manusia, artinya gerakan-gerakan yang dilakukan relawan adalah mengutamakan jiwa kemanusiaan.

Dan pada musibah gempa bumi baru-baru ini di Lombok Provinsi Nusa Tenggara Barat, PMI Kota Bukittinggi membantu mendistribusikan makanan masakan khas Sumatera Barat yaitu rendang sebanyak 1 ton, selanjutnya akhir bulan November 2018 juga akan mendistrusikan paket school kit (perlengkapan sekolah, seperti tas sekolah, buku tulis dan perlangkapan lainnya) menggunakan kendaraan operasional dari Kota Bukittinggi.

Sekembalinya dari Lombok akan mendistrusikan bantuan obat-obatan disertai tim medis ke Palu Provinsi Sulawesi Tengah dengan mengendarai 1 kendaraan ambulance dan 1 kendaraan operasional, pungkas Ahmad Jais.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


5 + six =