Sumatera Utara-Aceh Menjadi yang Paling Siap Jelang Verifikasi Venue PON 2024

Photo : bolasport

 

Sumatera Utara dan Aceh menjadi daerah yang paling siap jelang verifikasi venue Pekan Olahraga Nasional (PON) 2024.

Penulis: Victory Arrival Hutauruk

Sebelum pelaksanaan Biding, tim KONI Pusat akan melakukan verifikasi terhadap kesiapan 56 venue cabor yang ada di Sumut-Aceh.

Pada tanggal 3-5 Maret 2018 tim akan meninjau 28 Venue di Aceh, sedang jadwal untuk Sumut pada 6-8 Maret 2018.

Untuk menjadi tuan rumah salah satu syarat lolos verifikasi ini adalah memiliki minimal 30 persen dari jumlah venue yang akan dipertandingkan dengan memenuhi standar yang ditetapkan verifikator KONI Pusat.

Kadispora Sumut, Baharuddin Siagian, optimis 28 venue cabor yang dipertandingakan di Sumut telah siap dan sudah memenuhi syarat verifikasi.

Ditambah, saat ini lebih dari 15 venue cabor di Sumut sudah berstandar nasional.

“Minimal 30 persen dari venue yang kita siapkan harus lolos verifikasi. Kalao kita lihat dari 28 cabor, sudah lebih dari 30 persen. Tapi, kita tampilkan dulu yang ada, dan jangan muluk – muluk. Karena kita berharap dengan adanya tuan rumah PON, maka venue – venue yang ada saat ini akan diperbaiki dan ditambah,” katanya seperti dikutip Bolasport.com dari Tribun Medan, Sabtu, (3/3/2018).

Pria yant juga menjabat Ketua harian tim pemenangan PONSumut–Aceh menjelaskan saat ini baik Dispora dan KONI Sumut telah berkoordinasi terkait lokasi venue–venue cabor yang akan diverifikasi, dalam rangka mengikuti biding PON pada April mendatang.

“Mohon dukungan dari semua pihak termasuk wartawan, sehingga kita bisa sukses memenangkan biding PON. Daerah lain juga ada mengajukan keinginan menjadi tuan rumah PON,” ucap pria yang akrab disapa bahar ini.

Terkait peluang menjadi tuan rumah PON 2024, pria yang akrab disapa Bahar ininmengklaim Sumut – Aceh yang paling siap daripada dua kompetitor lainnya, Nusa Tenggara Barat (NTB) – Bali, serta tuan rumah tunggal Kalimantan Selatan.

“Untuk lawan Biding nanti sebenarnya saya nilai tidak ada yang terlalu berat ya. Kalau kita mau jujur, Sumut dan Aceh lebih siap. Tapi, kan kita tidak bisa menjustifikasi itu. Kesiapan kita yang dinilai. Intinya, persiapan kita sudah 100 persen. Apalagi waktunya masih 6 tahun lagi untuk persiapkan segalanya,” tegasnya.

Lebih lanjut, keoptimisannya juga bukan tanpa alasan, ia mengklaim Sumut-Aceh telah mendapat dukungan tertulis dari 23 KONI Provinsi untuk pemenangan di Biding PON nanti.

“Dukungan dari KONI – KONI juga sudah mencapai 25 Provinsi. Mereka siap mendukung Sumut dan Aceh menjadi tuan rumah PON bersama. Kalo melihat dukungan itu, kita ya optimis saja. Tapi, bagaimana mengamankan dukungan inilah. Tetap komunikasi dan silaturahmi. Kita optimis jadi tuan rumah,” tutupnya.

28 cabor yang akan diverifikasi di Sumut diantaranya, akuatik (renang dan renang indah), atletik, balap sepeda, bermotor, bola voli.

Bulutangkis, boling, futsal, gateball, hoki, senam, wushu (Unimed dan Sport Centre jalan Willem Iskandar).

Kemudian Cricket (Stadion Pardede), Drum Band, pencak silat (kompleks Stadion Baharoeddin Siregar), taekwondo (kompleks Cemara Asri).

Berikutnya, cabor polo air dan lompat indah di kolam renang Selayang, Gate Ball, Barongsai ( USU), Biliar (Pardede Hall), Catur (Emerald Garden), Karate (Gelanggang Remaja).

Petanque (Stadion Teladan), Squash (Hotel Danau Toba), tinju (GOR Angkasapura Polonia), Gulat (GOR Binjai).

Tenis Meja (GOR Asber Nasution Tebing tinggi), Jetski/IJBA, Ski Air (Parapat), dan Kabaddi (GOR Langkat).

Source :

bolasport

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


1 + four =