Sejumlah batu raksasa atau berukuran besar menghiasi area pesawahan di Desa Mekarasih, Kecamatan Jatigede, Kabupaten Sumedang hingga membuat lokasi sawah tersebut tampak lebih indah.

Batu-batu besar itu digunakan untuk menghubungkan jembatan yang terbuat dari bambu. Dari atas jembatan ini warga bisa melihat keindahan Jalan Lingkar Timur Jatigede dari atas ketinggian.

Sementara di sebelah atasnya terdapat hamparan hutan pinus yang sudah ditata menjadi camping ground, sehingga lokasi ini bisa dijadikan alternatif obyek wisata setelah wisatawan mengunjungi Waduk Jatigede.

Lokasi yang diberinama Taman Batu Ciagung ini berada di pinggir Jalan Lingkar Timur Jatigede. Dari jalan tersebut, pengunjung tinggal naik ke atas untuk menikmati keindahannya.

Kini area pesawahan tersebut tampak kering dan padinya sudah dipanen. Namun, lokasi Taman Batu Ci Agung ini disebut-sebut akan semakin indah ketika tanaman padinya sedang menghijau.

“Tempat wisata Taman Batu Ciagung merupakan tempat yang eksotis, dimana terdapat batu-batu berukuran besar di tengah sawah,” ujar Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir saat mengunjungi lokasi tersebut, belum lama ini.

Bahkan menurut Dony, Taman Batu Ciagung ini mirip seperti beberapa obyek wisata di Gianyar dan Ubud Bali. Untuk itu, pihaknya menilai lokasi ini akan menjadi potensi obyek wisata lain di Kawasan Jatigede.

“Banyak pilihan untuk singgah menikmati spot-spot wisata di Jalan Lingkar Timur Jatigede selain hamparan air Bendungan Jatigede lengkap dengan pulau-pulau di atasnya,” kata Dony.

Atas hal tersebut, Dony meminta pihak Desa Mekarasih bersama Kelompok Penggerak Wisata (Kompepar) untuk melakukan penataan tempat wisata Batu Ciagung agar menjadi obyek wisata yang banyak dikunjungi wisatawan.

“Saya minta Pak Camat, Pak Kuwu, dan Kompepar terus melakukan penataan tempat tempat wisata Batu Ciagung,” ucapnya.

Ia mengatakan, Batu Ciagung yang berada di lahan milik Perhutani itu sudah mulai banyak dikunjungi, baik oleh warga sekitar, maupun para pengguna jalan yang sedang melintas, terutama saat sore hari dan akhir pekan.

“Sekarang juga sudah mulai membuka tempat parkir, batu-batunya juga ditata,” kata Dony.

Seorang pengunjung Taman Batu Ciagung, Santi Afriyanti (28), mengatakan, lokasi tersebut akan lebih indah jika sudah ditata menjadi obyek wisata karena terdapat beberapa batu berukuran besar.

“Sekarang juga sudah banyak yang kesini untuk selfie karena belum ditata juga tempatnya sudah lumayan bagus,” ujar warga Mekarasih ini.

Menurutnya, yang membuat lokasi ini sangat cocok dijadikan tempat berswafoto karena terdapat beberapa batu raksasa, apalagi batu tersebut berada di tengah sawah.

“Sekarang sudah ada jembatan bambu, jadi tambah bagus. Apalagi kalau ditata lagi titik untuk selfie-nya,” kata Santi.

Ia mengatakan, tidak menutup kemungkinan, Taman Batu Ciagung bakal dilirik wisatawan Waduk Jatigede saat melintas di Jalan Lingkar Timur jika sudah ditata menjadi lebih indah.

“Pasti, (dilirik) karena lokasi ini kan terlihat jelas dari jalan di bawah (Lingkar Timur Jatigede),” ucapnya.