Ekowisata pemandian Batu Katak memiliki potensi kekayaan alam yang luar biasa.

Maka tak heran banyak pengunjung datang untuk liburan bersama keluarga.

Selain menikmati sejuknya air sungai dan suasana alam yang begitu asri, pengunjung juga dapat mengetahui aneka macam dedaunan untuk di konsumsi untuk kesehatan manusia.

“Udah ada kami tanam sebuah kayu yang bernama kayu sere. Kayu sere itu jika di konsumsi banyak fungsinya untuk menyembuhkan penyakit yang ada di badan kita. Maka kami agak galakkan di sini, supaya ada tampil beda dari tempat wisata-wisata yang lain,” ucap Sedia Sembiring warga Desa Batu Jonjong, Kecamatan Bahorok, Kabupaten Langkat, Jumat (2/10/2020).

Warga Konsumsi tumbuhan untuk kesehatan  – TRIBUN-MEDAN/Muhammad Anil Rasyid

Lanjut Sedia, secara swadaya masyarakat memajukan wisata alam Batu Katak di tengah pandemi Covid-19 dengan menerapkan protokol kesehatan.

“Menjadi keunikan tersendiri wisata Batu Katak yang mana pengunjung dapat melihat hijaunya daun dan aneka macam tumbuh-tumbuhan dapat di jadikan obat,” ujar Sedia.

“Kami usahakan itu. Bagaimana supaya terpandang enak pengunjung-pengunjung yang datang kemari memberitakan keluar wisata Batu Katak enak. Di sana kita berkunjung karena di sana terlihat penghijau-penghijauannya, orang-orangnya ramah, dan ramah lingkungannya,” sambungnya.

Sementara itu, wisata Batu Katak merupakan salah satu destinasi wisata yang berada di pedalam hutan tropis, Bahorok, Kabupaten Langkat, yang menyimpan banyak daya tarik sebagai kawasan tujuan wisata.

Berada di Desa Batu Jonjong, wisata Batu Katak berada di kawasan kaki pegunungan Lauser, yang telah dikenal hingga mancanegara karena memiliki air sungai yang jernih dan sejuk serta menyimpan potensi wisata alam seperti beragam flora yang tumbuh maupun gua yang masih alami.

Aliran sungai dan kicauan burung menyatukan setiap pengunjungnya dengan alam serta membuat pikiran merasa tenang dari hiruk pikuknya perkotaan.

Kemudian, pengunjung akan dimanjakan dengan panorama alam dan dapat bermalam di kawasan dengan berkamping ataupun dapat menyewa penginapan yang telah disediakan masyarakat tentunya dengan harga terjangkau.

Bagi pengunjung yang ingin menelusuri dan menikmati hijaunya kawasan hutan Batu Katak, masyarakat setempat siap untuk menjadi pemandu jalan.

Sembari menelusuri, pengunjung dapat memgetahui dan memahami aneka macam jenis tumbuhan yang dapat di jadikan obat yang jarang diketahui oleh banyak orang.