Kerajinan rotan di Palembang memiliki nilai jual yang cukup tinggi, kebanyakan pengrajin membuat sofa, kursi, keranjang, dengan bahan baku rotan.

Ketahanannya serta proses pembuatnya yang cukup rumit menjadikan kerajinan rotan dibandrol dengan harga yang cukup tinggi yakni berkisar Rp 4-8 juta.

Rotan merupakan hasil hutan non kayu yang dapat memberi konstribusi kepada masyarakat dalam meningkatkan pendapatan demi kebutuhan hidup, terutama bagi masyarakat Kota Palembang.

Menurut Fatmawati selaku pemilik Indah Lestari Rotan yaang terletak di kawasan Kelurahan 3 Ilir Palembang mengatakan, kerajinan jenis rotan cukup mahal karena memiliki kekuatan yang menyerupai jati.

Fatmawati menjelaskan, penjualan di masa Pandemi Covid-19 sendiri masih terbilang stabil serta tidak ada penurunan produksi.

“Untuk tingkat penjualan tidak ada perubaha signifikan serta untuk produksi masih kita lakukan setiap hari mulai dari pukul 07.00 – 17.00 WIB,” ujarnya, Rabu 14 Oktober 2020.

Fatmawati menjelaskan, peningkatan penjualan biasanya terjadi di hari-hari besar seperti hari raya Idul Fitri, natal, imlek, serta yang lainnya.

“Biasanya hari-hari besar orang lebih banyak memesan kursi, meja, serta kerajinan rotan yang lainnya,” ujarnya. Fatmawati mengaku, bahan rotan yang disulap menjadi berbagai furniture tersebut berasal dari Kota Lubuklinggau.