Harga minyak nabati global yang terus melorot ditandai harga CPO untuk kontrak pengiriman Desember di Bursa Malaysia Derivatif hanya menguat 0,8 persen ke RM 2.780/ton memicu turunnya harga sawit Riau.

“Harga sawit Riau turun juga dipengaruhi oleh kondisi perpolitikan Malaysia yang sedang diwarnai dengan kisruh, dan sepekan CPO telah anjlok 9,7 persen dari level tertingginya pekan lalu,” kata Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Riau Zulfadli melalui Kabid Pengolahan dan Pemasaran Disbun Riau Defri Hatmaja di Pekanbaru, Selasa (29/9/2020).

Dia mengatakan, dalam sepekan terakhir ada beberapa sentimen negatif yang membuat harga komoditas unggulan nonmigas Indonesia itu dan juga komoditas yang sama dari “Negeri Jiran” itu menukik tajam.

Ia menyebutkan, harga TBS kelapa sawit penetapan ke-39 September 2020 (periode 30 September-6 Oktober) mengalami penurunan pada setiap kelompok umur kelapa sawit dengan jumlah penurunan terbesar terjadi pada kelompok umur 10-20 tahun, yakni sebesar Rp50,01/kg atau mencapai 2,43 persen dari harga minggu lalu.

“Turunnya harga TBS sawit Riau periode ini dengan persentase yang sedikit disebabkan oleh terjadinya kenaikan dan penurunan harga jual CPO dan kernel dari beberapa perusahaan yang menjadi sumber data,” katanya.

Ia mengatakan harga jual CPO dari PTPN V mengalami penurunan sebesar Rp284,80/kg, dari PT Sinar Mas Group mengalami penurunan sebesar Rp68,00/kg, PT Astra Agro mengalami kenaikan harga sebesar Rp420,00/kg, PT Asian Agri Group mengalami kenaikan harga sebesar Rp391,07/Kg dari harga minggu lalu, PT Citra Riau Sarana mengalami penurunan harga sebesar Rp39,80/Kg dari harga minggu lalu.

Harga jual kernel PT Astra Agro mengalami penurunan sebesar Rp126,36/Kg, PT Asian Agri Group mengalami penurunan sebesar Rp18,00/Kg dari harga minggu lalu dan PT Citra Riau Sarana mengalami penurunan sebesar Rp49,23/Kg dari minggu lalu.

Ia menyebutkan penetapan harga TBS kelapa sawit Riau umur tiga tahun Rp1.507,28/kg, umur empat tahun Rp 1.634,09/kg, umur lima tahun Rp1.787,44/kg, umur enam tahun Rp1.830,59/kg, umur tujuh tahun Rp1.902,03/kg, umur delapan tahun Rp1.954.74/kg, umur sembilan tahun Rp2.001,15/kg, umur 10- 20 tahun Rp2.048,40/kg, umur 21 tahun Rp1.960,56/kg, umur 22 tahun Rp1.950.61/kg, umur 23 tahun Rp1.942.33/kg, umur 24 tahun Rp1.859.46/kg, umur 25 tahun Rp1.813.88/kg dengan Indeks K: 88,45 persen, harga CPO Rp9.369.14/kg, harga kernel Rp4.791/kg.