Lurah Sungai Sengkuang, Abang Usman menyampaikan bahwa Sejumlah Kelompok Tani (Poktan) di Lingkungan Mensarang, Kelurahan Sungai Sengkuang, Kecamatan Kapuas Kabupaten Sanggau, mulai mengembangkan tanaman kopi. Proses tanam juga telah dilakukan oleh para kelompok tani.

Pemerintah daerah melalui dinas terkait juga telah memberikan bantuan 22 ribu bibit kopi guna mendukung pengembangan tanaman tersebut. Dikatakanya, ada tiga Poktan yang mulai mengembangkan tanaman tersebut.

“Bantuannya 22 ribu bibit kopi dari dinas terkait. Melalui pengajuan ke dinas perkebunan oleh kelompok tani. Ada dua lokasi pengembangan yakni di Lingkungan Mensarang dan Doku,”katanya, Kamis (24/9/2020).

Usman mengatakan dua daerah tersebut dianggap berpotensi menjadi sentra pengembangan tanaman kopi daerah. Selain di Sungai Sengkuang, ada sejumlah kelompok tani ditempat lain yang mendapatkan bantuan.

Untuk itulah, Ia akan terus berupaya mendorong agar kelompok tani bersemangat dalam menjadikan Mensarang sebagai sentra kopi.

“Kalau melihat potensinya, tentunya kita berharap daerah ini bisa menjadi sentra penghasil kopi daerah. Mudah-mudahan pengembangan tanaman kopi ini bisa berjalan lancar kedepannya,”harapnya.

Usman menegaskan bahwa akan terus berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait, diantaranya kelompok tani, penyuluh pertanian, dan dinas terkait. “Kalau kita serius mau menjadikan Mensarang ini sentra kopi tentu harus serius dan di kerjakan keroyokan, tidak bisa jalan sendiri-sendiri,”pungkasnya.